The True Ideas

(Ideas…don't die!)

Apa Usia Anda Sudah 40 Tahun?

Jika IYA, maka..

* * * * * * * * *

Barangkali kita sering mendengar kalimat life begins at 40. Usia yang matang. Sudah cukup banyak bekal kehidupan dan kemampuan -skill- yang dipunyai untuk menentukan arah hidup seseorang. Begitu pun dari sisi perekonomian. Usia 40, -seolah- identik dengan kondisi ekonomi yang sudah berkecukupan.

Katanya pula, usia yang rawan, puber kedua?

Secara medis, tidak ada fase puber kedua (setelah seseorang mengalami fase pubertas pertama kali pada waktu masih remaja). Ini hanya sebuah istilah yang menandakan adanya transisi pada kehidupan seseorang yang bertingkah laku -seolah-olah- baru mengalami masa pubertas.

Menginjak usia 40 tahun, fungsi otak mulai menurun. Begitu juga dengan hormon-hormon tidak lagi diproduksi secara masif sebagaimana usia sebelumnya. Kondisi ini yang menyebabkan seolah-olah seseorang mendapatkan pubertas kedua.

Dari sisi lain, saat usia mencapai 40 tahun, seseorang itu tak bisa lagi disebut sebagai syabab aka pemuda. Ia sudah berpindah fase kematangan (dalam terminologi bahasa Arab, dikatakan sebagai syabab bila ia masih dibawah usia 40).

Ia sudah kehilangan kesempatan untuk mendapatkan keutamaan sebagaimana disebutkan dalam hadits tentang 7 golongan yang mendapatkan naungan nanti di yaumil akhirat, sementara manusia yang lain tidak mendapatkannya.

Salah satu yang mendapatkan naungan tersebut adalah: pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah ta’ala. Dengan usia yang mencapai 40 tahun, kesempatan untuk mendapatkan keutamaan dari sisi ini, tertutup sudah!

Dalam Al Qur’an sendiri -secara spesifik- ada ayat yang menyebutkan angka 40 tahun ini. Bisa dibaca dalam surat Al Ahqof ayat 15 sebagaimana berikut ini.

40 tahun

Maka, sebagaimana bunyi ayat tersebut, seseorang yang sudah mencapai usia 40 tahun, hendaknya memperbanyak doa yang ada dalam ayat tersebut!

Berdoa agar senantiasa diberikan petunjuk dan nikmatNya -yakni tauhid-, dan juga untuk keduaorang tua kita yang telah banyak berkorban untuk kehidupan kita.

Agar diberikan kemudahan dalam melakukan amalan sholih yang hanya ditujukan kepada Allah ta’ala sahaja. Dan juga berlaku untuk anak keturunan kita.

Agar kita bertaubat dari segala dosa yang pernah kita perbuat. Baik itu yang besar ataupun yang kecil. Yang kita lakukan dengan sengaja maupun tidak.

Agar kita berserah diri, kepadaNya sahaja. Menjadikan Allah ta’ala sebagai satu-satunya tempat bersandar dalam kehidupan ini.

Berikut ini adalah 2 buah link kajian yang membahas usia 40 tahun. Oleh ustadz Dr Syafiq Riza Basalamah, dan ustadz Subhan Bawazier hafidzahumallahu ta’ala.

Mudah-mudahan, yang sekelumit ini berguna. Baik untuk yang membuatnya maupun yang kebetulan membacanya. Wallahu a’lam.

Advertisements

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: